sebelum data kita inputkan ke dalam database perlu dilakukan proses validasi agar data yang masuk sudah benar-benar valid dan tidak ada data kotor. salah satu dari sekian banyak macam validasi adalah memvalidasi inputan berupa angka (numeric). Proses validasi ini bisa kita lakukan dengan menggunakan function isNumeric yang sudah terdapat di dalam .Net. Ada banyak cara ketika kita ingin memvalidasi inputan angka, proses cek bisa dilakukan dibelakang/ setelah anda submit data atau bisa juga dilakukan pada saat user mengetikkan data di inputan aplikasi.
Dalam tulisan ini saya akan membahas bagaimana cara membatasi hanya data numeric saja yang bisa diinputkan pada sebuah textBox di aplikasi desktop .Net
Pertama buat sebuah textBox pada Windows Form aplikasi, masuk ke dalam view source dan aktifkan code event KeyPress pada textBox yang akan akan digunakan untuk memvalidasi inputan. Tambahkan kode berikut pada event KeyPress tersebut :
1
2
3
4
5
6
7
8
9
| Private Sub txtUn_KeyPress(ByVal sender As Object, ByVal e As System.Windows.Forms.KeyPressEventArgs) Handles txtUn.KeyPress
If Not IsNumeric(e.KeyChar) Then
If e.KeyChar = Chr(Keys.Back) Then
e.Handled = False
Else
e.Handled = True
End If
End If
End Sub |
October 31st, 2008 | Posted in .Net | No Comments
Sharing jawaban saat ujian catur wulan dengan temanku waktu SMP memang sudah menjadi tradisi. Aku beruntung punya teman yang selalu juara kelas dan belum pernah tergeser dari podium 1. Namanya Chandra, murid favorit dan paling dasyat untuk masalah nilai. Sementara aku dapat merebut podium 5 besar saja sudah syukur. Pagi hari menjelang ujian kami memikirkan cara terbaik agar bisa tetap berkomunikasi untuk tukar jawaban, sedangkan posisi duduk saling berjauhan. Temenku duduk di bangku paling depan sedangkan aku sendiri duduk di bangku paling belakang, jarak yang cukup jauh untuk memanggil temenku dan aku tidak mungkin berbisik-bisik untuk memanggilnya, pasti akan menimbulkan pengawas ujian curiga. Setelah dipikir-pikir tidak ada cara lain untuk menggunakan jalur perantara, gimana caranya ? ya ibaratnya perlu sebuah relay untuk memperkuat sinyal , hehe kayak jaringan aja. Siapa yang dijadikan relay ? kebetulan di antara kami ada temenku cewek dan posisinya sangat strategis untuk dijadikan relay. Aku coba tawarkan kepadanya untuk menyampaikan pesan dariku untuk temenku yang didepan. Dia pun mulai bertanya “pesan apa sih yang mau disampaikan ?” aku tidak menjawabpun akhirnya dia tahu juga isi pesan yang akan aku kirim. Tanpa berpikir panjang dan dengan senang hati dia menerima tawaran kami. Akhirnya masalah yang satu ini sudah terselasaikan. Tiap pesan yang aku kirim dan aku terima tersampaikan dengan lancar, itu semua berkat adanya perantara temenku.
Ujian sudah selesai, tinggal menunggu hasil rapot yang akan dibagikan minggu depan. Saat pembagian rapot semua murid saling menanyakan masalah ranking di kelas. Untuk podium 1 sudah menjadi langganan temenku Chandra, ini sudah hal yang biasa. Alhamdulillah aku bisa masuk podium 3, wah ternyata metode kami berhasil. Situasi kelas mulai ramai ketika ada seorang murid yang tidak terlalu pandai bisa merebut posisi rangking di podium 2. Wah ini kejadian yang luar binasa !!! perlu diketahui siapakah orang tersebut ??? dan ternyata dia adalah temenku cewek yang kami jadikan relay untuk media pertukaran jawaban selama ujian catur wulan kemaren. Dan semua ini hanya kami yang tahu. Sepertinya ada pihak yang diuntungkan dari komunikasi kami, metode kemarin sudah tidak layak lagi untuk digunakan.
Four Mount Later….
Ujian catur wulan berikutnya sudah tiba, kami harus berpikir lagi untuk mencari solusi terbaik agar kami tetap bisa bertukar jawaban tanpa bisa diketahui atau dimanfaatkan oleh temenku. Kebetulan kebanyakan soal didominasi dengan soal pilihan ganda, akhirnya kami punya suatu ide cemerlang dengan membuat aturan sandi. Biasanya jawaban yang kami kirimkan adalah jawaban aslinya, dan sekarang tidak semudah itu. jawaban pilihan ganda A,B,C,D akan digeser satu kali sehigga A => B, B=> C dan seterusnya. Sebelum masuk ruang kelas, temenku cewek menghampiri kami dan menanyakan apakah dia masih difungsikan sebagai relay ? kami pun menjawab “Oh ya kami tetap memperpanjang kontrak kamu sebagai relay sampai akhir tahun ”, hehehee ya asal jangan ditelan mentah-mentah aja, ungkap kami dalam hati. Seperti biasa ujian berjalan seperti ujian kemaren. Komunikasi tetap lancar dan kami makin tenang dengan aturan baru. Setiap selesai ujian kami selalu ketawa-ketiwi, kami ketawa bukan karena ide sandi yang telah kami buat, kami ketawa karena kebodohan temenku yang dengan polosnya menelan mentah2 sandi yang kami kirimkan, dan dia tidak melakukan cross cek atas jawaban tersebut. Semingu setelah ujian rapotpun dibagikan. Tidak ada perubaha posisi rangking dari catur wulan yang kemaren. Hanya saja podium dua tidak lagi tempati oleh temenku cewek. Terus diposisi berapakah dia sekarang ? ya , dia harus tergeser dari posium dua ke posisi 20. Pastinya ini membuat dia curiga tentang kami. Ternyata betul, tak lama setelah pembagian rapot selesai dia mendatangi kami. Terlihat matanya berkaca2 sambil melihat hasil ujiannya yg jelek. Dengan perasaan marah campur jengkel dia memaki-maki kami. Sungguh ini pemandangan terburuk yang pernah kami lihat. Akhirnya kami menyadari imbas dari ide gila ini. Kami mencoba meminta maaf padanya bahwa ini semua salah kami. Sejak kejadian itu aku dan temenku Chandra tidak lagi saling bertukar jawaban saat ujian. Kami tidak ingin ada korban kedua, ketiga dan seterusnya dari ide sandi kami.
Paling tidak ini bisa menjadi kenangan waktu sekolah secara tidak sadar sudah menerapkan konsep krytography. Dan kami senang melakukannya waktu itu.
October 3rd, 2008 | Posted in when I was young | No Comments
bingung mau dibikin apa situs pribadi. setelah dipikir-pikir akhirnya aku coba tanem wordpress aja di sini.
Dan pertualanganku akan segera dimulai …
September 17th, 2008 | Posted in Uncategorized | 1 Comment